TEMPO.CO, Jakarta – Taste Atlas, panduan kuliner yang berfokus pada makanan tradisional, kuliner khas, dan restoran autentik dunia, membuat pemeringkatan hidangan daging babi terenak di dunia, pekan lalu. Dari Indonesia, sate babi menempati urutan ke-13 antara jeyuk bokkeum serta moksal asal Korea Selatan. Kuliner daging satu ini mendapat skor 4,5 dengan 89 persen orang menyukai dan 11 persen merasa biasa saja.
Sate babi merupakan olahan tradisional sejenis sate pada umumnya, hanya berbeda dalam pemilihan bahan utama yaitu menggunakan daging babi. Cara memasak kuliner ini sama seperti membuat sate ayam, sapi, atau kambing. Daging dipotong dadu, kemudian dimarinasi dalam campuran bawang putih, air jeruk lemon, kecap manis, garam, dan merica.
Setelah direndam, potongan daging ditusuk dan dipanggang sampai matang. Untuk menambah rasa gurih, saat proses pemanggangan, daging diolesi bumbu marinasi. Ketika sudah matang, sate disajikan bersama saus kecap manis atau sambal kacang. Jika diinginkan, hidangan tersebut bisa dimakan bersama nasi putih atau lontong.

